Surabaya, cakrawalapost.com – Gerakan Pemuda Ansor Surabaya menilai deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, Minggu (25/8/2018) telah ditunggangi kelompok-kelompok, seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang antidemokrasi.
“Jadi seharusnya pihak-pihak politisi jangan mau melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak Khilafah seperti HTI yang antidemokrasi dan tidak setuju dengan gelaran Pemilihan Presiden 2019 itu sendiri,” kata Bendahara Pimpinan Cabang GP Ansor Surabaya Aries A Yusuf, seperti dikutip dari Antara, Senin (27/8/2018).
Aries mengemukakan, sebelumnya pihak HTI bersama dengan inisiator gerakan deklarasi itu pernah mengambilkan gambar di mana salah satu mengucapkan 2019 ganti presiden dan kemudian dari pihak HTI bicara 2019 ganti sistem.




