Saat ini, kata dia, untuk larva yang sudah dewasa, oleh PDU Jambangan kemudian didistribusikan ke Taman Flora dan Taman Wonorejo untuk pakan ternak, seperti ikan lele dan bebek.
“Selama ini kan produksi kita masih sedikit. Ini kita distribusikan ke Taman flora dan Taman Wonorejo untuk pakan ternak,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Pemanfaatan Sampah DKRTH Surabaya Choirunnisa menyampaikan dengan memanfaatan teknik ini, mampu mengurai limbah rumah tangga lebih cepat. Sampah yang merupakan bekas sisa makanan kemudian dicacah dan digunakan untuk makanan larva.
“Dari segi larvanya sendiri memiliki nilai ekonomis tinggi. Jadi diharapkan masyarakat juga ikut untuk mandiri. Otomatis sampah yang kita kelolah bisa berkurang,” imbuhnya.(nafan hadi)



