Berita UtamaCakrawala JatimCakrawala NasionalIndeks

Jatim Dinobatkan jadi Pembina IKM dan Penggerak Pengembangan KLA

×

Jatim Dinobatkan jadi Pembina IKM dan Penggerak Pengembangan KLA

Sebarkan artikel ini
Pakde Karwo Terima Penghargaan Gubernur Penggerak Pengembangan Kabupaten-Kota Layak Anak Dari Presiden RI Pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional..jpg

Kemudian, kabupaten/kota di Jatim juga telah menerapkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), dimana memiliki sistem pembangunan satu wilayah administrasi yang mengintegrasikan komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam program dan kegiatan pemenuhan hak anak.

“Artinya, anak-anak di Jatim mendapatkan tempat yang nyaman, aman, dan kondusif untuk tumbuh dan berkembang. Kami harap penghargaan ini semakin memacu kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak yang merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan” kata Pakde Karwo.

Pada kesempatan itu, Presiden RI, Ir. H. Jokowi menitipkan harapannya kepada Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia untuk berkomitmen dalam melindungi, menjaga, dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia. “Setelah acara ini dan kembali ke provinsi masing-maisng, saya titip agar anak-anak ini bisa mendapat pelajaran yang terbaik, tidak lupa beribadah, dan olahraga” pesannya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, mengatakan,  tema peringatan HAN 2015 adalah “Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak” dengan tiga sub tema, yaitu bangun karakter anak Indonesia yang berkualitas dan berahklak mulia, wujudkan ketahanan keluarga untuk mendorong tumbuh kembang anak Indonesia yang sehat dan berprestasi, serta wujudkan rekonstruksi sosial dalam menciptakan lingkungan yang melindungi hak anak.

“Saya berharap tema ini mampu menjadi pengingat dan pendorong bagi segenap komponen bangsa bahwa lingkungan dan keluarga yang ramah anak sangat diperlukan dalam proses tumbuh kembang anak, sehingga  bisa menggugah setiap individu, orangtua, keluarga, dan masyarakat dunia usaha, dan pemerintah akan pentingnya peran, tugas, dan kewajiban masing-masing dalam memenuhi hak dan melindungi anak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *