“Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Perbankan, akan memastikan kecukupan persediaan kartu ATM/Debet berlogo GPN untuk melayani permintaan penukaran kartu oleh masyarakat.
Dan diharapkan 30% nasabah perbankan (tabungan) di Jawa Timur telah memiliki kartu ATM / Deber Berlogo GPN pada akhir Desember 2018,” lanjutnya. Menurut Difi, sampai dengan Juli 2018, 11 Bank yang mengikuti kampanye GPN telah menyiapkan sekitar 530 ribu kartu untuk didistribusikan ke nasabahnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Sesuai dengan tema kampanye “GPN Pemersatu Transaksi Pembayaran Nasional”, dengan adanya GPN diharapkan masyarakat tidak perlu lagi memiliki banyak kartu untuk bertransaksi, dan infrastruktur pemrosesan pembayaran (EDC) dapat disebar lebih merata tidak hanya di kota-kota besar yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.
Selain itu, masyarakat tidak perlu kuatir mengenai keamanan data karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik (ATM Bersama, Prima, Alto, dan Link). Bahkan masyarakat juga dapat menikmati biaya administrasi yang lebih murah karena seluruh pemrosesan dilakukan di domestik dan bank tidak dikenakan biaya lisensi logo.
Dengan menggunakan kartu debit berlogo GPN, kata dia, dapat mempermudah transaksi, serta mempermurah biaya transaksi. Pasalnya, bila dahulu transaksi akan dikenakan Merchant Discount Rate (MDR) yang ditarik oleh perbankan sebesar 3% turun menjadi hanya 1%.
Sementara itu, Herman Halim Dirut Bank Maspion mengatakan, kita sudah meluncurkan GPN di mana semua transaksi domestik transaksi yang dulu harus route di luar negeri sekarang di selesaikan di Indonesia. Demikian juga kita sudah interkoneksi, intercoverbility di antara alat-alat kartu pembayaran kita khususnya kartu debit
Apapun kartu debit Anda, apapun bank Anda untuk domestik transaction akan diselesaikan di dalam negeri. Mmelalui GPN maka akan lebih efisien dari segi infrastruktur. Sebab mesin outlet-outlet penjualan tak perlu lagi menyediakan banyak mesin EDC (Electronic Data Capture).












