Cakrawala NasionalHeadline

Walhi: Lebih dari 50 Persen Hutan Mangrove di Indonesia Rusak

×

Walhi: Lebih dari 50 Persen Hutan Mangrove di Indonesia Rusak

Sebarkan artikel ini
Hutan mangrove yang rusak. (Ist)

Walhi mengapresiasi upaya Walikota Surabaya yeng telah merehabilitasi hutan mangrove sebagai akses nelayan lokal. Tak mudah melawan praktik pemberian izin alih fungsi mangrove. Pada 1980, kawasan timur Surabaya nyaris habis. Pernah ada yang mencoba mengembalikan hutan mangrove lalu rusak lagi. Pada 2010, Risma mengeluarkan peraturan daerah menghentikan izin alih fungsi ini. Dari 3.600 hektare, bisa selamat 2.500 hektare menjadi ruang terbuka hijau kawasan konservasi.

Untuk menjaga kelestarian mangrove, ia meminta masyarakat untuk tidak membuang langsung limbah minyak, sampah kimia, cat, dan oli ke laut karena dapat merusak karang-karang. Hal ini karena air laut tidak punya penyaring sebagaimana halnya jika digalikan ke dalam tanah.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak serakah dengan menyediakan waktu libur menangkap ikan agar ikan memiliki waktu untuk beregenerasi. Contohnya kebijakan sasi (penutupan sementara) penangkapan kerang lola, lobster, dan sebagainya yang diterapkan beberapa daerah dalam jangka waktu tertentu. (rur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *