“Alhamdulillah kalau (Surabaya) dapat penghargaan, namun tujuannya anak-anak Surabaya bisa berhasil dan sukses,” kata Wali kota Risma, usai menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2018.
Kendati demikian, lanjut Wali Kota Risma, Pemkot Surabaya akan terus berupaya mewujudkan bagaimana anak-anak Surabaya bisa memperoleh haknya. Seperti bagaimana anak Surabaya bisa memperoleh pendidikan, kesehatan dengan layak, dan hak-hak untuk bermain.
“Saya kepingin semua anak Surabaya bisa bersekolah tanpa dia ketakutan bisa membayar atau tidak, tanpa ketakutan nanti bisa melanjutkan apa tidak. Jadi itu yang saya coba agendakan, kita rancang, supaya tidak ada lagi anak Surabaya putus sekolah,” terangnya.
Disampaikan Wali Kota Risma, berbagai indikator menjadi pertimbangan penting dalam penilaian Kota Layak Anak. Tidak hanya fasilitas, namun juga berbagai hal yang diputuskan. Seperti bagaimana penanganan permasalahan terhadap anak. “Saat begitu ada kejadian kita dampingi (anak-anak) itu mulai dari rumah sakit, hingga ke rumah-rumah kita dampingi terus, sampai di sekolah pun kita dampingi,” ujar Wali Kota Risma, yang sangat concern terhadap anak-anak ini.



