“Terkait pendanaan semua akan dibiayai oleh bank asing. Karena kalau pendanaan dari bank lokal, ada kemungkinan mempengaruhi fluktuasi rupiah. Dan kami tidak mau hal itu,” tuturnya.
Terlebih, Rendi menambahkan, transaksi terse but memang dilakukan di luar dan dalam bentuk dolar. Selain juga, sambung dia, pendapatan Inalum dan PT FI dalam bentuk dolar.
“Jadi memang regulator menyarankan agar asal pendanaan dipilih bank asing agar tidak mengganggu nilai rupiah. Dan lebih dari itu, pendanaan dari bank asing ini sekaligus untuk memberikan optimisme bahwa potensi bisnis yang terkait dengan tambang Grasberg sangat besar. Sehingga tidak mungkin bank asing mau masuk kalau tidak potensial,” tuturnya.



