Ketika pasien penderita amputasi tangan berobat di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Soetomo, maka penanganan yang diberikan adalah protesa tangan tersebut. Namun protesa tangan bionik ini harus diimpor terlebih dahulu, sehingga harga protesa tangan bionik ini tidaklah murah.
Fakta bahwa sebagian besar pasien amputasi di RSUD Dr. Soetomo adalah masyarakat menengah kebawah. Ini menjadi masalah penting dalam penanganan kasus amputasi ini.
Menurut Dokter Instalasi Rehabilitasi Medik, I Putu Alit Pawana, dr., SpKFR., bahwa hal itu belum lagi ditambah permasalahan protesa bionik impor yang memerlukan biaya perawatan juga tidak sedikit. Sehingga untuk tetap dapat membantu pasien amputasi, rumah sakit menyediakan alat sederhana berbahan dasar kayu untuk sedikit dapat menggantikan fungsi tangan yang hilang. Tentu saja, alat sederhana tersebut jauh dari kata layak.
Judul penelitian tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Teknologi (PKMT) ini adalah ”Eros-Arm (Electromyograph Prosthetic Arm): Tangan Buatan Berbasis Elektromiograf untuk Pasien Amputasi RSUD Dr. Soetomo Surabaya”.



