Menurutnya, meski fasilitas tersebut sudah lengkap, namun diharapkan pelayanan kesehatan diseluruh tingkat, mulai desa hingga kabupaten/kota, bahkan sampai pusat agar lebih mengutamakan penguatan fungsi promotif dan preventif.
“Jadi konsepnya adalah bagaimana agar orang hidup sehat, bukan mengobati atau menyembuhkan orang sakit. Pembiayaan di BPJS sebagian besar adalah di kuratif, saya pikir konsep JKN akan jebol jika konsep utamanya adalah menyembuhkan orang sakit. Kita harus lebih mengutamakan upaya promotif-preventif,” tandasnya. (kominfo)












