Menurut Mohammad Lutfi, mantan Kepala UTP Pasar Wonoasih, penarikan retribusi non tunai sudah berjalan selama dua bulan.
Namun, hanya ditujukan kepada penjual yang memiliki bedak. “Ada 187 bedak di pasar ini, untuk biaya retribusinya sesuai dengan ukuran bedak. Per meternya dikenakan biaya Rp 300,” jelasnya.
Disinggung seberapa efisien penarikan retribusi dengan non tunai ini. Ia menyatakan lebih mudah dan para pemilik bedak bisa sambil menabung yang bisa diambil kapan saja.
“Dengan penarikan non tunai ini meminimalisir kebocoran dana, tidak akan lagi ada oknum yang mencoba membuat karcis sendiri,” tambahnya.













