Drama tersebut diperankan oleh anggota Saka Bhayangkara sebagai Jepang dan sekutu, lalu anggota Pramuka se-Jawa Timur sebagai masyarakat dan laskar perempuan. “Untuk persiapan pementasan drama ini dibutuhkan latihan rutin selama satu minggu. Dibutuhkan konsentrasi penuh dalam memerankan karakter drama tersebut,” tutur Taufik Hidayat selaku Pemuda Pramuka Surabaya.
Pertunjukan yang yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Kapolda dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman dan jajaran Polda Jawa Timur. (afr/upn/p/jat.nr/wan)












