Dari hasil penelitiannya, efisiensi adsorpsi atau penyerapan gas karbondioksida menunjukkan angka 33,15 persen. Artinya, sebanyak 33,15 persen gas karbondioksida mampu diadsorpsi oleh kaca berlapiskan zeolit ini.
Angka tersebut sangat tinggi dibandingkan Zeolit-Y tanpa serat kaca yang hanya menghasilkan efisiensi 27,76 persen, sambung mahasiswa semester lima itu.
Tak ayal, kaca berlapiskan zeolit ini pun diharapkan tim bisa dipakai di gedung-gedung dan perumahan sebagai bentuk kepedulian terhadap efek pemanasan global.



