Roni menyebut seller yang hadir nanti merupakan pelaku wisata dari sejumlah daerah di Jawa yang terdiri dari hotel, biro perjalanan, pusat oleh-oleh, asuransi, perbankan dan sebagainya. Sedangkan berbagai buyer dari sejumlah kota besar di indonesia. “Kita terus berupaya mengabdikan diri untuk kemajuan pariwisata di Jatim khsusunya Pacitan,” ujarnya.
Dijelaskannya, event Jawa Timur Adventure Trip III ini menawarkan perpaduan bisnis meeting seperti table top yang mempertemukan buyer dengan seller di atas meja untuk melakukan transaksi dan melalui farm trip. “Hal itu dilakukan agar lebih mudah mendapatkan informasi potensi wisata, khusunya Pacitan. Karena salah satu tujuan Jawa Timur Adventure Trip III membantu daerah angkat potensi wisata dan promosi ke tingkat nasional bahkan Internasional,” jelas dia.
Sementara disis lain Roni mengatakan event ini dirinya yakin akan sukses. Mengapa begitu, karena Pacitan bisa dikatakan Balinya Jawa Timur, hanya saja masih tidak banyak yang mengetahuinya. “ Selain bedugul, semua destinasi di Pulau Bali ada di Pacitan. Bahkan bebErapa yang tidak ada di pulau, ada di sini.” Ujarnya
Seperti halnya susur sungai Maron yang dibilang mirip kawasan Hutan Amazon di Amerika Selatan, karena pemandangan alam di sekiat sungai tersebut terlihat hijau dan sangat indah. Dari situlah Sungai ini kerap dijuluki juga sebagai Green Canyon nya kota Pacitan. Ada juga Ombak Pantai Watu Karung yang besar, tinggi dan menggulung panjang hingga radius satu kilometer (km), diyakini cukup menggoda para surfer top dunia untuk menjajalnya.
Ada juga Pantai Taman ternyata juga menjadi salah satu kawasan Konservasi Penyu Di Pacitan. Pesisir Pantai Taman menjadi tempat penyu bertelur, disini terdapat beberapa spesies penyu, diantaranya penyu hijau, penyu abu-abu dan penyu sisik serta penyu blimbing.
Daya tarik lain dari Tempat Wisata Pacitan yang satu ini adalah adanya tebing tinggi yang menjadi jalur / lintasn Flying Fox terpanjang yang ada di Indonesia“Belum lagi destinasi – destinasi alam yang belum populer namun begitu menggoda. Diantaranya Gua vertikal Lueng jaran dan luweng omboh.” Pungkasnya. ( kurniawan )













