Petualangan menyusuri sungai tersebut menurutnya akan mampu menyatukan pengunjung dengan alam terutama dengan suasana sungai. Pelajaran akan kelestarian alam mampu tertanam ketika susur sungai di desa ini yang tentunya akan memberikan perasaan rindu untuk kembali lagi mengunjungi desa wisata ini.
Selain itu, tambah Mawardi, Kadisobo II juga menyediakan arena outbound edukatif ditunjang sarana prasarana yang memadai. Agar bisa menikmati suasana alam desa secara sempurna, desa ini juga menyediakan homestay. “Menginap di hotel mahal di tengah kota, tentu sudah sering dan biasa. Tetapi di homestay yang tenang, dengan keramahan khas desa, tentu hal yang sulit dijumpai di tempat lain. Harganya pun jauh lebih terjangkau.” ujarnya.
Untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas Mawardi mengaku sudah melakukan penjajakan dengan salah satu steakholder. ” Ini masih rencana, dan steakholder mengaku siap untuk membangun resort bersama – sama pengelola. Jika tak ada aral melintang targetnya tahun depan resort dapat terealisasi.” ucapnya.


