Tjahjono mengungkapkan, kondisi bisnis kafe dan restoran saat ini mengalami pertumbuhan pesat pasca tragedi bom Surabaya. Awalnya, dalam sepekan pertama setelah bom, bisnis kafe resto anjlok 70%-80% terutama yang berada di dalam mal. “Kalau bicara kejadian bom itu Minggu (13/5), dan Senin (14/5) membuat drop sekali, tapi Kamis (17/5) Pemkot Surabaya ambil langkah untuk mengkampanyekan keamanan Surabaya, walikota berkunjung ke mal-mal,” ujarnya.
Lebaran, Bisnis Kuliner Jatim Diprediksi Tumbuh 34 persen
Sipro Cakrawala Post2 min baca












