Selain Bandara Juanda, Jatim-Jabar juga dihubungkan oleh rute Bandara Abdurahman Saleh Malang-Bandara Husein Sastranegara Bandung dengan 1 fligt PP perhari.
Bandara Internasional Kertajati Jabar memiliki Runway 2.500 m x 60 m dengan gedung terminal seluas 90.000 m2 yg dibangun oleh BUMD PT Bandara Internasional Jabar (PT.BIJB) dengan sumber dana untuk sisi darat (lahan seluas 1.000 Ha senilai skitar Rp 1 triliun dari APBD Prov Jabar, Gedung Terminal senilai sekitar Rp 2,3 triliun dari BUMD PT BIJB), dan sisi udara (Runway) sekitar Rp 800 miliar dari APBN Kementerian Perhubungan.



