Di balik perubahan tersebut, ada kabar baik bagi penumpang.
KAI melakukan optimalisasi perjalanan yang berdampak pada pemangkasan waktu tempuh sejumlah kereta api dibandingkan dengan Gapeka 2025.
Salah satu efisiensi terbesar terjadi pada KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong.
Perjalanan kereta ini menjadi lebih singkat hingga 53 menit. Sementara KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen juga mengalami pemangkasan waktu perjalanan selama 52 menit.
Efisiensi tersebut diharapkan membuat perjalanan masyarakat semakin efektif, terutama bagi pelanggan yang memiliki agenda dengan keterbatasan waktu.
Perubahan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan kualitas layanan dan mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pembukaan pemesanan tiket lebih awal memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan sekaligus menyesuaikan agenda dengan jadwal terbaru.
“Pembukaan pemesanan tiket ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Seiring dengan pemberlakuan Gapeka 2026, terdapat sejumlah perubahan jadwal dan pola perjalanan, termasuk efisiensi waktu tempuh pada beberapa kereta api. Kami berharap penyesuaian ini dapat memberikan manfaat lebih bagi pelanggan melalui perjalanan yang semakin efisien,” ujar Mahendro.





