Politisi senioar Parta Demokrat ini juga menyadari proses pengerjaan konstruksi kerap memicu kemacetan sementara. Karenaya, dirinya mengajak masyarakat melihat manfaat jangka panjang bagi kelancaran ekonomi.
“Kalau ada perbaikan jalan, tentu ada sedikit ketidaknyamanan. Saya berharap masyarakat bisa memahami karena ini hanya sementara. Setelah selesai, manfaatnya akan dirasakan bersama,” pinta dr. Agung.
Anggota DPRD Jatim tiga periode ini juga menegaskan apa yang dilakukan ini sebagai komitmen kader Demokrat di legislatif untuk menghadirkan solusi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
“Jika ada ruas jalan yang rusak, saya bersama Kepala UPT berkomitmen agar dalam tiga hari sudah ada penanganan. Jangan sampai kerusakan dibiarkan terlalu lama dan mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkas legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso. (caa)



