Dalam sambutan Bupati Tegal yang dibacakan Asisten I Sekda Kabupaten Tegal Akhmad Uwes Qoroni, Museum Semedo disebut memiliki peran lebih luas dari sekadar tempat menyimpan benda bersejarah.
“Keberadaan Museum Semedo bukan hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga merupakan ruang pembelajaran, sumber pengetahuan, sekaligus jendela untuk memahami perjalanan panjang kehidupan manusia,” dalam sambutannya
Pemerintah Kabupaten Tegal berharap Wanara Seba 2026 dapat memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Program ini juga diharapkan membuka ruang pertukaran gagasan dan kolaborasi yang memberi dampak bagi pelaku ekonomi kreatif.
Rangkaian kegiatan Wanara Seba berlangsung sepanjang November 2026.
Setelah gelar budaya dan sarasehan pada 1 November, agenda dilanjutkan dengan workshop mencanting pada 8 November dan workshop cukil pada 15 November.



