Ia menambahkan, semangat persatuan tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemuda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta rasa tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun ini sekaligus menjadi pengingat atas ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928 yang menyatukan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Pimpinan DPRD Surabaya ini berharap momentum Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi pemantik bagi generasi muda untuk terus bergerak, berkarya, dan memberikan dampak positif.
Dengan semangat tersebut, nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 dapat terus hidup dan diterapkan dalam kehidupan generasi saat ini. (*)



