Ia mencontohkan upaya warga di kawasan Clungup yang memulihkan lahan gundul melalui gerakan konservasi berbasis masyarakat.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat tumbuh dari inisiatif warga dan berkembang menjadi gerakan bersama.
Peran komunitas dan generasi muda juga dinilai penting untuk memperluas gerakan penghijauan.
Keterlibatan anak muda, keluarga, dan lingkungan sekitar dapat membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat upaya menjaga ekosistem.
Andreas mendorong adanya kebijakan yang memberi penghargaan kepada masyarakat yang benar-benar melakukan konservasi dan merawat lingkungan.
Salah satu peluangnya adalah membuka akses perdagangan karbon bagi komunitas, bukan hanya perusahaan besar.
“Tidak hanya perdagangan itu bisa dilakukan oleh korporasi, tetapi juga oleh komunitas. Intinya, mereka yang melakukan konservasi dan perawatan itu bisa mendapatkan manfaat ekonominya,” tegasnya.
Menurut Andreas, komunitas yang menjaga hutan, mangrove, dan ekosistem pesisir perlu memiliki kesempatan memperoleh nilai ekonomi dari kontribusi mereka.
Dengan demikian, upaya menjaga lingkungan dapat menjadi sumber manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.






