Sinergi antarlembaga diperlukan untuk menelusuri aktivitas kejahatan digital, mengidentifikasi jaringan pelaku, serta mendukung proses penegakan hukum dalam perkara lintas negara.
Direktur Reserse Siber Polda Jateng Kombes Pol.
Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi jajarannya untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan penyidikan.
“Penghargaan dari FBI ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dalam pengungkapan perkara pig butchering scam. Kami memandang kolaborasi internasional sangat penting karena kejahatan siber dapat melibatkan pelaku, korban, dan aliran dana yang berada di negara berbeda. Karena itu, penanganannya membutuhkan koordinasi yang baik serta pertukaran informasi melalui mekanisme resmi,” ujar Kombes Pol. Wahyu Nugroho Setyawan.
Ia menambahkan, Ditressiber akan terus mengembangkan kemampuan penyidikan.
Fokusnya meliputi penelusuran jejak digital, analisis bukti elektronik, pengungkapan jaringan pelaku, serta penanganan transaksi keuangan digital.
Menurut Wahyu, pengungkapan kasus juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas institusi dalam menghadapi perubahan modus kejahatan di ruang digital.









