Petugas masih melakukan pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab kebocoran sekaligus mengetahui pihak yang memiliki jaringan utilitas itu.
“Untuk penyebabnya, kami masih belum mendapatkan datanya. Nanti setelah aliran air dimatikan dan air di lokasi dipompa keluar, diharapkan bisa diketahui persoalan sebenarnya,” ujarnya.
Penanganan dilakukan secara lintas instansi dengan melibatkan BPBD, DSDABM, serta pihak terkait lainnya. Langkah awal yang disiapkan yakni menghentikan aliran air dari jaringan yang mengalami kebocoran.
Sejumlah pompa alkon juga disiapkan untuk menguras genangan air yang memenuhi area pekerjaan sehingga pemeriksaan terhadap titik kerusakan dapat dilakukan.
“Penanganan selanjutnya, kami akan melibatkan pihak pemilik utilitas yang jaringannya yang mengalami kebocoran. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar kerusakan dapat segera diperbaiki dan kondisi di lokasi kembali normal,” tutup Arif. (*)













