Life Style

Jajanan Pasar Dibawa Masuk ke Dunia Gen Z lewat Karakter Jelita

×

Jajanan Pasar Dibawa Masuk ke Dunia Gen Z lewat Karakter Jelita

Sebarkan artikel ini
Veronica
Veronica

Ajang tersebut diusung Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Jakarta, dan Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia.

“Melalui keikutsertaan dalam pameran tersebut, perancangan karya ini tidak hanya hadir sebagai konten di media sosial, tapi juga dapat diperkenalkan melalui konteks ekosistem kreatif yang lebih luas,” imbuhnya.

Bagi Veronica, pendekatan visual dan cerita dapat menjadi cara lain untuk memperkenalkan budaya.

Jajanan pasar tidak harus diperkenalkan melalui narasi yang kaku, tetapi bisa ditempatkan dalam cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Tak hanya jadi designer dengan karya yang bagus, aku ingin karyaku bisa menjadi media edukatif, terutama dalam hal illustration, storytelling, dan character/IP development. Aku ingin terus mengeksplorasi bagaimana fantasy dan elemen budaya bisa digabungkan menjadi karya yang relevan dan punya cerita,” ujar Veronica yang juga hobby bermain violin itu.

Melalui karakter Jelita, jajanan pasar ditempatkan sebagai bagian dari cerita tentang kehidupan, perasaan, dan proses tumbuh dewasa.

Pendekatan ini sekaligus membuka kemungkinan baru bagi budaya kuliner tradisional untuk dikenalkan melalui bahasa visual yang lebih dekat dengan generasi muda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *