Hingga laporan tersebut diterbitkan, Ukraina tidak secara resmi mengomentari seluruh rincian serangan yang disampaikan pejabat Rusia.
Serangan drone jarak jauh telah menjadi bagian dari strategi Ukraina selama perang.
Kyiv sebelumnya menyatakan serangan terhadap infrastruktur energi dan fasilitas Rusia merupakan respons atas serangan Rusia terhadap wilayah Ukraina.
Kedua pihak juga berulang kali menyatakan tidak menargetkan warga sipil secara sengaja.
Di tengah serangan tersebut, pemilihan parlemen Rusia memasuki hari terakhir.
Exit poll dari lembaga jajak pendapat milik negara Rusia sebelumnya menunjukkan partai berkuasa United Russia memperoleh 49,4 persen suara.
Hasil resmi kemudian menunjukkan partai tersebut mempertahankan mayoritas besar di parlemen.
Pemilu parlemen Rusia berlangsung ketika perang dengan Ukraina masih berlanjut.
Serangan drone di Moskow dan respons militer yang dijanjikan Rusia menambah ketegangan di tengah konflik yang telah memasuki tahun kelima. (*)



