Perempuan yang ditinggal meninggal dunia oleh suaminya itu mendapat bantuan sekaligus dukungan dari personel Satlantas.
Kunjungan dilanjutkan kepada Miftakhur Rizqi, warga Kelurahan Pakembaran yang merupakan penyandang disabilitas.
Kasat Lantas bersama anggota menyerahkan bantuan dan berbincang dengan penerima manfaat serta keluarganya.
Tak berhenti pada warga yang membutuhkan bantuan, Satlantas Polres Tegal juga menemui para pengemudi ojol.
Kelompok ini selama ini menjadi salah satu pihak yang bersentuhan langsung dengan aktivitas lalu lintas sehari-hari.
Pertemuan dengan pengemudi ojol dimanfaatkan untuk membangun komunikasi sekaligus mengajak mereka ikut menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan.
“Peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian Polantas, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polantas hadir tidak hanya ketika masyarakat berada di jalan raya, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujar AKP Bharatungga.













