“Seperti yang kita lihat, pertandingan berjalan sangat intens dan kedua tim bermain dengan baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak situasi untuk mencetak gol, dan mendapatkan beberapa kesempatan dari bola mati. Namun, masih ada beberapa peluang yang seharusnya bisa kami selesaikan dengan lebih baik,” ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers, Minggu, 13 September 2026.
Keunggulan jumlah pemain sebenarnya memberi Persebaya ruang lebih besar untuk mengembangkan serangan.
PSIM kehilangan satu pemain setelah pelanggaran keras terhadap Toni Firmansyah pada awal babak kedua.
Persebaya baru mendapatkan momentum pada menit ke-81 ketika Alex Martins memanfaatkan peluang di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Bagi Tavares, hasil akhir tetap menjadi catatan positif, terutama karena pertandingan tersebut merupakan laga kandang pertama Persebaya di Super League 2026/2027.
Tetapi kemenangan tidak membuat proses evaluasi berhenti.













