Tim Kader Patriot (TKP) dibentuk dari unsur masyarakat dan perangkat daerah setempat.
Mereka mendapat pembekalan agar dapat meneruskan berbagai program yang telah dikembangkan TEP ITS setelah masa ekspedisi selesai.
Skema tersebut sekaligus menjawab keterbatasan waktu tim ekspedisi.
Dengan adanya kader lokal, berbagai pengetahuan dan inovasi yang sudah diterapkan tidak berhenti ketika tim meninggalkan wilayah.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah digitalisasi layanan administrasi kependudukan di Distrik Ransiki.
Melalui sistem berbasis web yang dikembangkan TEP 05 ITS, masyarakat dapat mengajukan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran melalui gawai.
Digitalisasi ini juga berkaitan dengan persoalan akses layanan.
Masyarakat Distrik Dataran Isim, misalnya, harus menempuh sekitar 100 kilometer dengan waktu perjalanan hingga 2 jam 30 menit untuk mengurus dokumen kependudukan di Ransiki.
Di sektor energi, TEP 08 ITS mengembangkan reaktor biogas di Kampung Margorukun, Distrik Oransbari.









