Tim SAR gabungan diharapkan terus memaksimalkan operasi untuk menemukan penumpang yang belum diketahui keberadaannya.
“Ini sangat banyak sekali, kami sangat prihatin dan berharap Tim SAR bisa bekerja maksimal. Kita doakan sama-sama,” ujarnya.
Menurut Syaifuddin, ketelitian pencatatan penumpang oleh perusahaan angkutan laut juga menjadi bagian penting dalam keselamatan pelayaran.
Manifes seharusnya mencerminkan jumlah penumpang dan awak yang benar-benar berada di kapal saat berangkat.
“Ini tidak bisa dianggap enteng lantaran berkaitan dengan nyawa seseorang,” tegasnya.
Syaifuddin juga mengimbau keluarga yang memiliki kerabat dalam perjalanan KMP Virgo Transport 08 untuk mendatangi Pos Pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Pemkot Surabaya diminta menyiagakan tim untuk membantu pendataan sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima, hingga Minggu sore sekitar 153 penumpang telah berhasil dievakuasi dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes.













