Bagi Golkar, tahapan setelah konsolidasi juga tidak kalah penting.
Rakernas akan menjadi ruang untuk menerjemahkan keputusan partai ke dalam langkah yang lebih teknis, termasuk menentukan arah kerja organisasi ke depan.
“Kita fokus konsolidasi dulu. Konsolidasi ini selesai sampai tingkat paling bawah. Setelah itu kita harus Rakernas karena Rakernas itu untuk mengkonsolidasikan lebih teknis dan lebih operasional. Dan tentu setelah itu kita akan bicara persoalan berikutnya,” ujarnya.
Dengan tahapan tersebut, pembicaraan mengenai figur Pilgub Jatim belum sampai pada keputusan.
Ali menegaskan, siapa yang nantinya mendapat mandat untuk maju merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.













