Kedua segmen tersebut juga memiliki pergerakan tahunan.
Segmen Surabaya bergerak sekitar 0,5 milimeter per tahun, sedangkan Segmen Waru sekitar 1 milimeter per tahun.
Potensi tersebut tidak berarti gempa pasti terjadi dalam waktu dekat.
Namun, jika gempa dengan magnitudo maksimum terjadi, guncangannya dapat mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI atau Modified Mercalli Intensity.
“Efeknya apa kalau terjadi magnitudo maksimum? Guncangan bisa mencapai intensitas 6 hingga 8 MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala ini dapat memicu kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan tahan gempa. Serta kerusakan berat hingga roboh pada bangunan biasa atau tanpa struktur,” jelasnya.
Karena itu, pengetahuan mitigasi menjadi penting.
Informasi resmi juga dapat dipantau melalui aplikasi Info BMKG serta kanal resmi Pemkot Surabaya.
Langkah tersebut penting agar warga tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum terverifikasi.
Rozikan mengingatkan warga untuk tetap tenang dan memahami langkah dasar saat gempa terjadi.









