Ketua Panitia Musda VII Demokrat Jatim, H Nur Muhyidin, mengatakan seluruh tahapan Musda telah dilaksanakan secara profesional dan institusional sesuai dengan aturan partai.
“Alhamdulillah pelaksanaan Musda telah dilaksanakan dengan profesional dan institusional. Semua tahapan telah dilakukan sesuai peraturan partai,” kata Muhyidin.
Menurutnya, musda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal Demokrat untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan partai terus bergerak memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
“Musda VII Demokrat Jatim diikuti 41 peserta yang berasal dari unsur DPD, DPC, dan DPAC se-Jawa Timur. Selain itu, terdapat 79 peninjau yang mengikuti forum tersebut,” jelas Muhyidin.
Muhyidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musda VII Partai Demokrat Jatim.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara Musda VII ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan Musda menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi partai di seluruh wilayah Jawa Timur. Menurutnya, konsolidasi tersebut penting untuk memastikan seluruh jajaran DPD dan DPC memiliki gerak perjuangan yang sama.
“Musda ini memperkuat konsolidasi se-Jawa Timur. Memastikan proses Musda ini memperkuat konsolidasi semua DPD dan DPC se-Jawa Timur,” kata Emil.
Emil mengakui perjuangan politik tidak mudah. Karena itu, amanah yang diberikan kepada kader Demokrat, baik yang berada di legislatif maupun eksekutif, harus dijaga dengan baik dan diarahkan untuk pembangunan Jawa Timur.
“Perjuangan tidaklah mudah. Pragmatisme terus kita perjuangkan. Amanah ini harus dijaga dengan baik, duduk di legislatif dan eksekutif untuk pembangunan Jawa Timur,” imbuhnya.
Emil juga menegaskan posisi Demokrat yang saat ini menjadi bagian dari pemerintahan pusat. Kondisi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kontribusi partai terhadap pembangunan.



