Stasiun Surabaya Pasarturi menempati posisi pertama dengan total 48.252 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari 23.743 pelanggan yang naik dan 24.509 pelanggan yang turun.
Di posisi kedua terdapat Stasiun Gubeng dengan total 47.976 pelanggan, terdiri dari 24.677 pelanggan naik dan 23.299 pelanggan turun.
Sementara itu, Stasiun Malang berada di urutan ketiga dengan total 28.660 pelanggan. Rinciannya, 13.203 pelanggan naik dan 15.457 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tingginya pergerakan pelanggan menunjukkan masyarakat memanfaatkan momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan.
“Pergerakan pelanggan selama periode 21–25 Agustus 2026 menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat yang cukup signifikan. Kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari kepadatan lalu lintas di jalan raya,” ujar Mahendro melalui keterangan resmi pada Minggu (23/8/2026).
Mengantisipasi tingginya aktivitas pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya melakukan optimalisasi pelayanan di stasiun maupun selama perjalanan kereta api.
Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk membantu pelanggan, terutama pada stasiun dengan volume pergerakan yang tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan selama periode libur berlangsung lancar.






