Dalam pengembangan prototipe tersebut, Fendy mendapat bimbingan dari Kukuh Setiadji, S.T., M.T., sebagai dosen pembimbing pertama dan Lutfi Agung Swarga, S.T., M.T., sebagai dosen pembimbing kedua.
Fendy berharap inovasi yang dibuatnya tidak berhenti sebagai tugas akhir. Ia ingin sistem tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan, baik untuk kepentingan mahasiswa maupun dunia kerja.
Ia juga mendorong mahasiswa lain agar tidak sekadar memilih topik tugas akhir yang mudah, tetapi mencari ide yang sesuai dengan minat dan passion masing-masing.
“Carilah judul atau ide yang sesuai dengan passion kita. Dengan begitu, kita akan lebih mudah mengerjakannya,” pesannya. (s)












