Cakrawala EkonomiEkonomi dan BisnisHeadline

Era Baru Koperasi Dimulai, DEKOPIN Ajak Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Masa Depan

×

Era Baru Koperasi Dimulai, DEKOPIN Ajak Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
6212026133357
6212026133357
Jakarta, CakrawalaNews.co | Gerakan koperasi nasional didorong memasuki babak baru. Pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) menegaskan optimisme bahwa koperasi mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus menghapus anggapan bahwa koperasi merupakan model usaha yang sudah tertinggal.
 
Puncak peringatan Harkopnas yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto itu menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat yang lebih modern, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global.
 
Prabowo mengajak seluruh gerakan koperasi bangkit menjadi kekuatan ekonomi nasional. Ia menilai semangat gotong royong dalam koperasi menjadi modal penting untuk membangun kemandirian ekonomi Indonesia.
 
“Koperasi adalah alatnya orang lemah. Tapi, seperti sapu lidi, satu lidi lemah, tapi kalau bergabung, itu kekuatan, Saudara-Saudara sekalian. Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia! Kekuatan ekonomi yang tidak akan membawa uang lari dari Indonesia,” tegasnya.
Ketua Umum DEKOPIN Bambang Haryadi mengatakan kehadiran langsung Presiden dalam Harkopnas menjadi sinyal kuat bahwa koperasi kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah setelah bertahun-tahun belum menjadi prioritas pembangunan ekonomi.
 
“Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden, gerakan koperasi mendapat perhatian penuh dan bertransformasi menjadi program prioritas penguatan ekonomi masyarakat secara struktural,” ujar Bambang.
Menurutnya, sudah saatnya masyarakat meninggalkan stigma lama yang menganggap koperasi hanya identik dengan usaha kecil, tradisional, dan kurang kompetitif. Ia mencontohkan sejumlah lembaga besar dunia yang justru berkembang dengan model koperasi.
 
“Kami contohkan klub-klub sepakbola raksasa di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen dikelola secara modern dengan menggunakan sistem koperasi. Bahkan salah satu perbankan terbesar di Belanda, Rabobank, sepenuhnya dimiliki oleh entitas koperasi. Untuk itu kami sangat meyakini, koperasi akan bangkit kembali memimpin pasar di era kepemimpinan Bapak Presiden,” tuturnya.
Tak hanya fokus pada penguatan kelembagaan, DEKOPIN juga mulai membidik generasi muda sebagai motor penggerak koperasi masa depan. 
 
Sekretaris Jenderal DEKOPIN sekaligus Ketua Pelaksana Harkopnas ke-79, Gilang Widya, mengatakan transformasi digital menjadi kunci agar koperasi semakin diminati kalangan Gen Z.
 
Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Booth Koperasi Gen Z yang menampilkan berbagai inovasi bisnis berbasis teknologi hasil karya anak muda. Langkah tersebut diharapkan mampu mengubah citra koperasi menjadi lebih modern, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
 
“Kehadiran Bapak Presiden, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta jajaran Kabinet Merah Putih merupakan suntikan energi luar biasa bagi kami di lapangan,” jelasnya.
 
“Keberhasilan acara di Indonesia Arena ini juga menjadi bukti nyata bahwa DEKOPIN dan gerakan koperasi bersifat inklusif serta mampu berkolaborasi secara strategis dengan siapapun, termasuk sektor korporasi skala besar,” lanjut Gilang.
 
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai BUMN, seperti Bank Mandiri, BSI, BRI, BTN, BNI, Pupuk Indonesia, PLN, Pertamina, MIND ID, hingga ANTAM yang dinilai memperkuat kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dan dunia usaha.
 
DEKOPIN optimistis momentum Harkopnas tahun ini akan menjadi titik awal kebangkitan koperasi nasional.
 
 Terlebih, dengan hadirnya Undang-Undang Perkoperasian yang baru sebagai pengganti UU Nomor 25 Tahun 1992, koperasi diharapkan memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk berkembang mengikuti dinamika ekonomi modern serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *