Menurutnya, perubahan seperti lebih sering menyendiri, mudah membantah, kehilangan semangat belajar, atau menunjukkan kebiasaan yang tidak biasa perlu menjadi perhatian bersama agar dapat segera ditangani.
“Komunikasi antara orang tua dan sekolah menjadi kunci. Jika ada perubahan perilaku, informasi dari rumah dan sekolah bisa dicocokkan sehingga penyebabnya dapat diketahui lebih awal. Bila diperlukan, sekolah juga akan menghadirkan psikolog atau pendamping profesional,” jelas Febrina.













