Cakrawala DaerahCakrawala NasionalHeadlineNasioanal

Wujud Kebersamaan Masyarakat Dengan  Pemkab Tegal,  Kembali Gelar Sedekah Waduk Cacaban

×

Wujud Kebersamaan Masyarakat Dengan  Pemkab Tegal,  Kembali Gelar Sedekah Waduk Cacaban

Sebarkan artikel ini
Reporter-Ibnu-Aji-Sesario-Editor-Mochamad-Makruf-2
Reporter-Ibnu-Aji-Sesario-Editor-Mochamad-Makruf-2
Tegal, Cakrawalanews.Co | Pemerintah Kabupaten Tegal kembali menggelar acara tahunan Sedekah Waduk Cacaban di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Waduk Cacaban, Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Kamis (09/07/2026).
 
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan, Sedekah Waduk Cacaban bukan sekadar agenda budaya tahunan, tapi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan sumber kehidupan yang diberikan melalui Waduk Cacaban.
“Waduk Cacaban ini sangat penting dalam hal sumber pengairan irigasi sawah, perikanan dan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Tegal,” ujar Ischak.
 
Ia menambahkan, keberlangsungan tradisi sedekah Waduk Cacaban hingga saat ini menjadi salah satu contoh wujud kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat karena didalamnya ada  peran Pokdarwis, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku seni budaya dan UMKM.
 
Pemerintah Kabupaten Tegal terus meningkatkan fasilitas yang ada di DTW Waduk Cacaban, saat ini fasilitas di Waduk Cacaban sudah ada jogging track, gardu pandang, dan kapal – kapal wisata yang semakin baik. 
“Tahun ini akan ada pembangunan camping ground untuk berkemah dengan pemandangan  Waduk Cacaban, lengkap dengan fasilitasnya,” ujarnya.  
 
Ischak berharap melalui acara Sedekah Waduk Cacaban bisa menarik pengunjung semakin banyak untuk datang,, sehingga bisa membaeri dampak positif bagi pelaku UMKM dan para pedagang di Kawasan wisata Waduk Cacaban. 
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tegal Mujahidin menyampaikan, Sedekah Waduk Cacaban merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kabupaten Tegal. tradisi tersebut tidak hanya mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat daya tarik wisata budaya daerah.
 
Ia menjelaskan, rangkaian Sedekah Waduk Cacaban Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, mulai Rabu – Kamis, 8- 9 Juli 2026.  Meliputi lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak, doa bersama dan pengajian umum, lomba memancing, lomba jalan ikan, prosesi Sedekah Waduk Cacaban dan larung kepala kerbau, penyerahan hadiah, hiburan masyarakat, hingga pentas kesenian tradisional.
 
“Puncak acara ditandai dengan prosesi adat yang diawali doa bersama, dilanjutkan perebutan gunungan teh berisi produk lokal khas Kabupaten Tegal sebagai simbol harapan akan keberkahan dan kemakmuran. Setelah itu, dilakukan prosesi larung sesaji berupa kepala kerbau di tengah perairan Waduk Cacaban,” ujar Mujahidin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *