“Ketika saya di luar rumah, ternyata petugas berseragam anti teror sudah mengepung rumah Budi dan kemudian mensterilkan rumahnya,” katanya.
Dia menjelaskan, dirinya tak menyangka jika Budi tersebut terlibat terorisme, karene pria tersebut adalah bekas seorang pendidik.
“Orangnya baik-baik saja, dan saya juga nggak tahu tiba-tiba Pak Budi tertembak aparat keamanan karena jadi tersangka teroris,” ujarnya.



