Surabaya, CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota Surabaya memperkuat penanganan banjir di kawasan Margomulyo melalui pembangunan sistem drainase terpadu pada 2026.
Selain meningkatkan kapasitas rumah pompa dan membangun konektivitas saluran, Pemkot juga menyiapkan mini bozem di kawasan Exit Tol Margomulyo-Tandes sebagai tampungan sementara air hujan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi di salah satu kawasan industri dan jalur logistik utama di Surabaya.
Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan penanganan kawasan Margomulyo tidak bisa dilakukan secara parsial karena melibatkan banyak kewenangan.
“Memang kita tidak bisa berjalan sendiri. Ada korelasi hubungan kolaboratif yang memang harus kita lakukan antara Pemerintah Kota Surabaya dengan instansi vertikal atau stakeholder,” kata Adi, Jumat (3/7/2026).



