Cakrawala BirokrasiHeadlineIndeks

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Drainase Terpadu di Margomulyo, Mini Bozem Jadi Kunci

×

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Drainase Terpadu di Margomulyo, Mini Bozem Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dok. Proses pembangunan bozem Tanjungsari Surabaya
Ilustrasi dok. Proses pembangunan bozem Tanjungsari Surabaya

Surabaya, CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota Surabaya memperkuat penanganan banjir di kawasan Margomulyo melalui pembangunan sistem drainase terpadu pada 2026.

Selain meningkatkan kapasitas rumah pompa dan membangun konektivitas saluran, Pemkot juga menyiapkan mini bozem di kawasan Exit Tol Margomulyo-Tandes sebagai tampungan sementara air hujan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi di salah satu kawasan industri dan jalur logistik utama di Surabaya.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan penanganan kawasan Margomulyo tidak bisa dilakukan secara parsial karena melibatkan banyak kewenangan.

“Memang kita tidak bisa berjalan sendiri. Ada korelasi hubungan kolaboratif yang memang harus kita lakukan antara Pemerintah Kota Surabaya dengan instansi vertikal atau stakeholder,” kata Adi, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, pembangunan saluran di wilayah hulu tidak akan efektif apabila saluran pembuangan di hilir tidak berfungsi optimal.

“Karena pada waktu kita menangani skalanya sifatnya saluran tersier tapi di hilirnya sebagai muara outlet enggak dirawat sama saja,” ujarnya.

Karena itu, Pemkot Surabaya melakukan sejumlah intervensi pada tahun ini, mulai dari pembangunan konektivitas saluran di sisi kanan dan kiri kawasan Margomulyo hingga peningkatan kapasitas rumah pompa.

“Kita di (tahun) 2026 juga ada intervensi terkait dengan pembangunan konektivitas saluran, yang di kanan kirinya, dan juga peningkatan kapasitas rumah pompanya,” ujarnya.

Selain itu, sistem drainase kawasan tersebut nantinya akan diarahkan menuju Saluran Margomulyo Tengah yang terhubung dengan Rumah Pompa Balong II sebelum dialirkan ke laut.

“Kawasan Margomulyo ini nanti larinya di saluran Margomulyo Tengah yang akan ditarik di Rumah Pompa Balong II. Nah, Rumah Pompa Balong II nanti muaranya ke laut langsung,” jelasnya.

Untuk memperkuat sistem tersebut, Pemkot juga menyiapkan pembangunan mini bozem di area Exit Tol Margomulyo-Tandes.

“Di samping itu, kita juga membuatkan mini bozem yang memang itu nanti masuk di areanya lahan PT Margabumi. Sekarang lagi on-going untuk prosesnya,” imbuhnya.

Menurut Adi, mini bozem akan berfungsi sebagai tampungan sementara sehingga air hujan tidak langsung meluap ke badan jalan.

“Sehingga kemarin kami koordinasi dengan PT Margabumi, bisa enggak memanfaatkan lahan mereka untuk dipakai tampungan sementara, sehingga air tidak langsung meluber ke jalan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *