Seperti yang ditulis oleh Dewi Marisa. “Kota yang damai, tidak terdengar adanya kerusuhan konflik agama selama lebih dari 4.5 tahun saya menetap hari ini berduka.
Kota yang sedang menuju perayaan hari jadinya.
Umat datang bersimpuh berserah pada Tuhan, dirusak kekhusyukannya.
Terrorist has no religion
#SuroboyoWani,” tulis pemilik akun @dewimaris ini.
Akun milik Official Persebaya juga menuliskan hal senada.
Buat pelaku dan semua yg berniat jahat pada Surabaya.
Ojok macem2 ambek tanahe para PAHLAWAN!!!
Koen ngusik BOYO!!!
Suroboyo GAK WEDI COK!!!
“Suroboyo adem ayem, ojok digarai panas. Iki Suroboyo kota metropolitan paling toleran. Awakmu salah ndolek musuh wong Suroboyo. #terorisJANCUK #SuroboyoWani,” tulis pemilik akun @SyayibNandaPP.



