Pencurian soal-soal UNBK itu berlangsung pada 20 April, atau tiga hari menjelang pelaksanaan UNBK tingkat SMP atau sederajat.
Polisi mengungkap, atas perintah Keny Erviati, tersangka IM membobol soal-soal UNBK di ruang laboratorium komputer siswa SMPN 54 Surabaya, melalui alamat identitas personal (IP Adress) yang didapat dari tersangka TH.
Dengan IP Adress itu IM dapat mencuri soal-soal UNBK dari sejumlah komputer di ruang laboratorium komputer siswa, melalui sebuah komputer yang dia akses di ruangan lain kawasan sekolah tersebut.










