“Dalam waktu dua bulan ini, kami akan rangkum dan kirim kembali kepada anda, supaya anda dan pimpinan anda bisa membangun kota yang lebih ramah anak. Kalau anda tahu saya, saya tidak pernah ingkar dalam berjanji,” tegasnya.
Menurut Karin, UNICEF dan beberapa kota yang tergabung dalam forum itu akan terus bekerjasama lebih erat di masa yang akan datang, terutama untuk bersama-sama membangun kota ramah anak. Ia menjelaskan bahwa diskusi di Surabaya selama dua hari ini menunjukkan bahwa masih diperlukan banyak data, pengetahuan dan investasi keuangan untuk anak.
“Saya sangat senang pertemuan ini bisa menciptakan diskusi antara kita semua dalam mengambil langkah ke depannya. Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Risma dan warga Surabaya yang telah ramah menyambut kami selama berada di Surabaya, tanpa adanya dedikasi dari Bu Risma, acara ini tidak akan tercapai,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui video singkatnya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, terutama UNICEF yang telah menggelar forum yang sangat membanggakan di Kota Surabaya. Ia berharap, pertemuan ini menjadi awal untuk melakukan pertemuan-pertemuan selanjutnya demi membicarakan keamanan dan keberlanjutan kota ramah anak.
“Kami berharap, ini bukan yang terakhir kali kita bertemu, mungkin di lain waktu dan lain kesempatan, kita bisa bertemu kembali untuk membicarakan hal yang sama, yaitu keamanan dan keberlanjutan bagaimana kita membangun anak-anak kita yang akan menjadi penerus seluruh bangsa dan negara kita semua,” kata dia.












