Menurut pria yang akrab disapa Cak Yebe itu, inovasi tema dan keterlibatan pelaku usaha menjadi faktor penting agar festival tetap relevan dan diminati masyarakat.
“Kami berharap Festival Rujak Uleg bisa terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kota Surabaya. Tinggal bagaimana ke depan acaranya terus dibuat kreatif agar makin diminati generasi muda dan wisatawan,” katanya.
Ia juga berharap festival tersebut terus membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, UMKM, dan perusahaan lokal agar semakin kuat sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif Kota Pahlawan.
“Kalau pelaksanaannya terus berkembang dan partisipasinya semakin luas, Festival Rujak Uleg bisa menjadi ikon wisata budaya yang ditunggu masyarakat setiap tahun,” pungkasnya.












