“Pemerintah berkewajiban merespon guru ngaji yang ikhlas ini. Kalau mereka mendapat insentif tentu akan sangat membantu,” ujar dia.
Muhaimin juga menilai kegiatan majelis taklim memiliki kontribusi besar dalam menjaga suasana kondusif di Surabaya. Aktivitas rutin seperti pembacaan selawat, yasin, hingga doa bersama disebut berjalan secara swadaya dan konsisten.
“Majelis taklim ini istiqamah, tanpa pamrih terus berdoa untuk keluarga, lingkungan, sampai Kota Surabaya agar aman dan dijauhkan dari musibah,” ucap dia.
Menurut dia, kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat tersebut menjadi potensi besar yang perlu mendapat perhatian pemerintah. PPP Surabaya, kata Muhaimin, akan terus menyampaikan aspirasi tersebut demi mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Surabaya.
“Kami dari PPP akan terus menyuarakan agar hal-hal seperti ini diperhatikan demi kebaikan Kota Surabaya,” pungkasnya.












