Ia menegaskan bahwa kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan utama dalam sektor ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pelatihan vokasi yang adaptif menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja.
Dalam peninjauan tersebut, Menaker juga melihat langsung berbagai fasilitas pelatihan dan workshop guna memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan walk in interview yang digelar turut menjadi sarana efektif mempertemukan peserta dengan dunia usaha secara langsung.
BBPVP Serang sendiri menyelenggarakan PVN Batch I Tahun 2026 dalam tujuh kejuruan dengan total 18 program pelatihan. Program tersebut meliputi Teknik Las, Teknik Listrik, Manufaktur, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bisnis dan Manajemen, Fashion Technology, serta Teknologi Pengolahan Agroindustri.












