Dari informasi yang dihimpun, peristiwa berawal dari munculnya kepulaan asap dari ruang nakoda. Tidak beberapa lama, disusul dengan percikan api yang semakin membesar.
Melihat ada api yang sedang melahap bagian kemudi kapal, para nelayan termasuk ABK yang tengah bersitirahat langsung panik. Tidak butuh waktu lama api yang berawal dari ruang nahkoda langsung melahap badan kapal yang berwarna hijau itu.
Meryani, warga Mayangan, yang diketahui sebagai pemilik kapal dibantu para nelayan dan pedagang langsung sigap melakukan upaya pemadaman sehingga api dapat diminimalisir, dan tidak merembet ke bagian kapal lainnya.



