“Perjuangan di partai ini adalah proyek bersama. Kalau tidak solid sebagai keluarga besar, akan sulit membawa Jawa Timur yang begitu besar. Kita punya posisi yang cukup membanggakan, sehingga ekspektasi masyarakat juga tinggi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kader untuk tetap menjaga stabilitas politik daerah, termasuk mendukung jalannya pemerintahan, meskipun tidak seluruh kepala daerah berasal dari Partai Demokrat.
“Jangan mendoakan yang buruk. Kita jaga bersama, karena yang baik akan kembali ke kita. Nanti pada waktunya, kita bertarung secara sportif,” pesannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Mugianto, menegaskan halal bihalal merupakan agenda rutin yang tidak sekadar seremonial, tetapi sarat makna konsolidasi.
“Hari ini kita kumpul dalam suasana rileks, bertemu seluruh kader, baik DPC maupun DPD. Ini penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus merancang langkah ke depan agar Partai Demokrat semakin solid,” katanya.



