Menurutnya, pengalaman pelari pada penyelenggaraan sebelumnya menjadi nilai tambah, terutama dari sisi keamanan lintasan, kenyamanan rute, serta dukungan masyarakat.
“Atmosfer yang positif menjadi daya tarik utama bagi pelari, termasuk dari luar kota,” ungkapnya.
Dengan berbagai peningkatan kualitas penyelenggaraan, target partisipasi tahun ini dinilai realistis, bahkan berpotensi mencapai lebih dari 11.000 peserta.
Melalui event ini, Surabaya tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kota tujuan utama bagi wisata olahraga di Indonesia.












