Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung keberhasilan Program Kampung Pancasila. Organisasi kepemudaan didorong untuk berperan aktif dalam menciptakan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda di setiap RW.
Keterlibatan pemuda dinilai strategis dalam menjaga keberlanjutan program, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi di tingkat lokal. Dengan dukungan tersebut, Program Kampung Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi berkembang menjadi model pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Secara keseluruhan, program ini menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pembangunan, dengan dukungan pemerintah sebagai fasilitator yang memastikan seluruh potensi lokal dapat berkembang secara optimal.












