Dalam konteks tersebut, pemanfaatan teknologi berbasis Big Data dan Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu instrumen yang didorong untuk memperkuat sistem pengawasan. Dengan dukungan data yang komprehensif, Itjen dapat melakukan pemetaan risiko secara lebih sistematis dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran.
Melalui langkah-langkah tersebut, Yassierli berharap pengawasan internal di Kemnaker dapat berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan program ketenagakerjaan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sumber: Biro Humas Kemnaker
Reporter: Redaksi













